Kamis, 27 Februari 2020

cerita lelaki tampan

Perempuan: “Jadi, Mas ini masih single, dong?” Pria: “Iya, nih. Belum dapat pasangan yang cocok”. Perempuan: “Tinggalnya di mana, Mas?” Pria: “Pondok Indah, Jakarta”. Perempuan (Wah orang kaya, nih!): “Rumahnya besar, dong?” Pria: “Nggak juga, hanya 2 hektar”. Perempuan (Buseet, 2 hektar dia bilang ‘cuma’): “Pasti mobilnya banyak, dong?” Pria: “Tidak terlalu juga. Seingat saya yang ada sekarang di rumah: 2 unit BMW Seri 7, 3 unit Mercedes S Class, 2 unit Ferrari, 2 unit Bugatti Veyron, 3 Roll Royce, 2 Porche, dan 1 unit yang baru saya beli 3 hari lalu: Bentley Continental GT” Perempuan (Wah, sangat beruntung kalau gua bisa jadi dengan dia): “Kalau boleh tahu, hobinya apa, dong? Suka main perempuan, ya?” Pria: “Sekali pun tidak pernah, itu dosa besar namanya. Dilarang agama!” Perempuan (benar-benar pria alim yang sangat kaya): “Mungkin hobi yang lain, suka berjudi?” Pria: “Jangan sekali-kali bermain judi. Judi adalah awal dari kebangkrutan. Itu prinsip hidup saya. Jangankan main judi, ke dekat-dekat kasino pun tabu bagi saya”. Perempuan (benar-benar pria idaman, nih. Sungguh beruntung perempuan yang mendapatkannya): “Mungkin hobinya minum minuman keras, Mas?” Pria: “Dalam agama Tuhan mengajarkan, janganlah engkau merusak tubuhmu dengan minuman keras. Saya memegang teguh ajaran tersebut. Setetes alkohol pun tak pernah menyentuh bibirku”. Perempuan (Oh, My God!Berkatilah aku, supaya pria di depanku ini adalah jodohku. Amin): “Kalau begitu, hobinya apa, dong, Mas?” Pria: “Tukang ngibul!” Perempuan (spontan): “Oh, My God. Jangan kabulkan doaku yang barusan kuucapkan!” ***

3 komentar:

Bersyukur

Banyak yang bilang bahwa kita harus selalu bersyukur setiap waktu. Namun, kenyataannya terkadang kita tidak mensyukuri segala hal yang dimi...